Jika Tuhan Menarik Perhatian Kita

JIKA TUHAN MENARIK PERHATIAN KITA
Posted by: “luqman.abdul.aziz@id.abnamro.comluqman.abdul.aziz@id.abnamro.com
Thu Jun 19, 2008 8:57 am (PDT)
JIKA TUHAN MENARIK PERHATIAN KITA

oleh: Eko Jalu Santoso, http://www.ekojalusantoso. com

Dikisahkan, seorang mandor bangunan yang sedang bekerja di sebuah gedung
bertingkat, suatu ketika ia ingin menyampaikan pesan penting kepada tukang
yang sedang bekerja di lantai bawahnya. Mandor ini berteriak-teriak
memanggil seorang tukang bangunan yang sedang bekerja di lantai bawahnya,
agar mau mendongak ke atas sehingga ia dapat menjatuhkan catatan pesan.
Karena suara mesin-mesin dan pekerjaan yang bising, tukang yang sedang
bekerja di lantai bawahnya tidak dapat mendengar panggilan dari sang
Mandor. Meskipun sudah berusaha berteriak lebih keras lagi, usaha sang
mandor tetaplah sia-sia saja.

Akhirnya untuk menarik perhatian, mandor ini mempunyai ide melemparkan
koin uang logam yang ada di kantong celananya ke depan seorang tukang yang
sedang bekerja di lantai bawahnya. Tukang yang bekerja dibawahnya begitu
melihat koin uang di depannya, berhenti bekerja sejenak kemudian mengambil
uang logam itu, lalu melanjutkan pekerjaannya kembali. Beberapa kali
mandor itu mencoba melemparkan uang logam, tetapi tetap tidak berhasil
membuat pekerja yang ada di bawahnya untuk mau mendongak keatas.

Tiba-tiba mandor itu mendapatkan ide lain, ia kemudian mengambil batu
kecil yang ada di depannya dan melemparkannya tepat mengenai seorang
pekerja yang ada dibawahnya. Karena merasa sakit kejatuhan batu, pekerja
itu mendongak ke atas mencari siapa yang melempar batu itu. Kini sang
mandor dapat menyampaikan pesan penting dengan menjatuhkan catatan pesan
dan diterima oleh pekerja dilantai bawahnya.

Sahabat yang baik, untuk menarik perhatian kita manusia sebagai hambaNya,
Allah seringkali menggunakan cara-cara yang menyenangkan, maupun
kadangkala dengan pengalaman-pengalam an yang menyakitkan. Allah
seringkali menjatuhkan “koin uang” atau memberikan kemudahan rejeki yang
berlimpah kepada kita manusia, agar mau mendongak keatas, mengingatNya,
menyembah-Nya, mengakui kebesaran-Nya dan lebih banyak bersyukur atas
rahmat-Nya. Tuhan seringkali memberikan begitu banyak berkat, rahmat dan
kenikmatan setiap harinya kepada kita manusia, agar kita mau menengadah
kepada-Nya dan bersyukur atas karunia-Nya. Namun, sayangnya seringkali hal
itu tidak cukup membuat kita manusia untuk mau mendongak keatas, mengingat
kebesaran-Nya, menengadah kepada-Nya, mengagungkan nama-Nya dan bersyukur
atas rahmat-Nya.

Karena itu, kadang-kadang Tuhan menggunakan pengalaman-pengalam an
menyakitkan, seperti musibah, kegagalan, rasa sakit, kelaparan dan
berbagai pengalaman menyakitkan lainnya untuk menarik perhatian manusia
agar mau mendongak keatas. Menarik perhatian untuk mau menengadah
kepada-Nya, menyembah kepada-Nya, mengakui kebesaran-Nya dan bersyukur
atas rahmat-Nya. Dengan demikian, pengalaman-pengalam an menyakitkan yang
kadang kala diterima manusia, hendaknya diterima sebagai peringatan dari
Tuhan untuk menarik perhatian kita. Hendaknya hal itu membuat kita semakin
mempererat hubungan dengan Allah atau “habl min Allah.” Hendaknya hal itu
mengajarkan kita untuk mengakui kebesaran dan kekuasaan Allah, dan
menyadarkan kita adalah makhluk-Nya yang sangat lemah dan tidak berdaya.

Sahabat yang baik, sudah begitu banyaknya rahmat dan berkah Allah
senantiasa mengalir setiap detiknya kepada kita semua manusia. Seperti
memiliki pekerjaan yang baik, memiliki kesehatan yang kita rasakan,
kelengkapan panca indra yang menopang kehidupan kita, mendapatkan rejeki
yang kita nikmati setiap hari, keluarga yang bahagia yang kita miliki dan
lain sebagainya. Semua itu sesungguhnya adalah rahmat dan berkah dari
Allah SWT yang tak ternilai harganya. Kini apakah Anda akan segera
menengadahkan wajah kepada-Nya, ataukah menunggu Allah menjatuhkan “batu”
kepada kita?

SEMOGA BERMANFAAT!

***Eko Jalu Santoso adalah Founder Motivasi Indonesia dan Penulis Buku
“The Art of Life Revolution” dan
Buku “Heart Revolution: Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh
Potensi”

5 thoughts on “Jika Tuhan Menarik Perhatian Kita

  1. PeGe mengatakan:

    Wuzzah,,, ga nyangka filosofinya sejauh ntu..
    Tapi emang bener sich ya..
    Waktu senang lupa padaNya, tetapi waktu susah justru ingat selalu padaNya..
    *pray*

  2. sitidjenar mengatakan:

    bagus bgt….kita emang suka seperti itu…

  3. sandyputra mengatakan:

    Itulah manusia…

  4. Muclis Hidayat mengatakan:

    artikel ini yg gw harapkan. smoga msih bnyak lgi artikel2x yg lain mengenai hal seperti diatas. biar gw bsa baca dan terus tambah ingat ama Allah.

  5. sandyputra mengatakan:

    siap2 Bung Muklis, saya carikan lagi insyaallah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s